Selasa, 14 Juni 2016

Strategi E-Commerce Domestik untuk Raih Keuntungan di Bulan Ramadan

Strategi E-Commerce Domestik untuk Raih Keuntungan di Bulan Ramadan

Bulan suci Ramadan ternyata bukan hanya menjanjikan pahala besar bagi yang menjalankan ibadah puasa, namun juga bisa memberi keuntungan yang berlipat bagi para pelaku e-commerce. Google menjelaskan kalau selama bulan penuh berkah tersebut ada peningkatan pencarian untuk kategori produk tertentu, seperti fashion, tiket transportasi, dan barang-barang elektronik.
Hal ini pun diamini oleh situs e-commerce yang merupakan usaha patungan antara Telkom dan eBay, yaitu Blanja.com “Berdasarkan pengalaman kami, traffic pengunjung di situs Blanja.com bisa meningkat sebesar 100 persen selama bulan Ramadan,” ujar Aulia E. Marinto, CEO Blanja.

Lalu bagaimana langkah e-commerce tanah air untuk bisa memanfaatkan peluang tersebut sebaik mungkin?

1. Membuat diskon besar

Strategi ini sebenarnya merupakan cara yang paling “kuno,” namun tetap manjur untuk menarik pembeli. Sadar akan hal tersebut, beberapa e-commerce pun sepakat untuk membuat versi lain dari Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) yang disebut Hari Belanja Online Ramadhan (Harboldan). Selama dua hari, yaitu pada tanggal 26 Mei 2016 lalu dan 24 Juni 2016 depan, para e-commerce tersebut menghadirkan diskon hingga 90 persen.
Selain itu, ada juga beberapa e-commerce yang justru membuat promo diskon secara terpisah. Contohnya adalah MatahariMall yang menjanjikan diskon hingga 99 persen setiap harinya selama bulan Juni 2016, dan Lazada yang memasang diskon hingga 80 persen untuk berbagai jenis produk.

2. Kerja sama dengan badan sosial

Selain puasa, ibadah lain yang juga besar pahalanya di bulan Ramadan adalah bersedekah. Hal ini pun dimanfaatkan oleh beberapa situs e-commerce yang kemudian menjalin kerja sama dengan badan-badan sosial penyalur sedekah. Contohnya marketplace Bukalapak yang menggandeng Aksi Cepat Tanggap (ACT), serta situs e-commerce Blanja yang bekerja sama dengan Dompet Dhuafa.
Selain memungkinkan e-commerce untuk menjaring lebih banyak pengguna yang ingin berbelanja sambil bersedekah, para badan penyalur sedekah pun ikut diuntungkan dengan kerja sama ini.

“Selama bulan Ramadan, potensi sedekah sangatlah tinggi. Itulah mengapa kami menargetkan penghimpunan dana sebesar Rp99 miliar selama bulan Ramadan tahun ini. Kerja sama seperti ini diharapkan bisa membantu kami memenuhi target tersebut,” ujar Rini Fatimah, Direktur Dompet Dhuafa.

3. Memasang iklan khusus Ramadan

Demi meningkatkan kesadaran masyarakat akan brand mereka, beberapa e-commerce pun memasang iklan di stasiun televisi selama bulan Ramadan. Mereka menghadirkan cerita-cerita yang dekat dengan aktivitas masyarakat selama menjalankan ibadah puasa, agar bisa lebih mendapat perhatian.
Daya beli masyarakat Indonesia memang akan meningkat di bulan Ramadan, terutama karena adanya pembagian Tunjangan Hari Raya (THR) menjelang hari raya Idul Fitri. Apabila para e-commerce tersebut bisa menjalankan strategi-strategi di atas dengan baik, bukan mustahil kalau keuntungan yang jauh berlipat akan mereka dapat.
(***)

Sumber: id.techinasia.com
sonyswangga.blogspot.co.id

Baca juga:
4 Kebiasaan Jack Dorsey dalam Memimpin Dua Perusahaan Raksasa
6 Kebiasaan Orang Sukses di Akhir Pekan
5 Merek Paling Bernilai di Dunia Tahun 2016
Mantan Atlet Basket Ini Sulap Kaleng Bekas Jadi Sumber Rupiah
Awalnya Iseng, Pengusaha Ini Bisa Kantongi Rp 6 M/ Bulan dari Bisnis Lada Putih

Rabu, 27 April 2016

8 Strategi Hadapi Bisnis yang Mulai Menurun


Dalam menjalani bisnis, pasti ada kalanya naik dan ada kalanya turun. Banyak sekali faktor yang menentukan naik turunnya sebuah bisnis, seperti lokasi, cuaca, kondisi ekonomi masyarakat, dan sebagainya. Banyak pula hal yang tidak bisa diperhitungkan secara akurat, sehingga menurunnya omset atau keuntungan dalam sebuah bisnis menjadi hal yang wajar. Namun jika kondisi ini terjadi, tentu sebagai pengusaha kita harus mengatur strategi untuk menghadapinya. Hal-hal berikut bisa Anda coba lakukan jika bisnis sedang mengalami penurunan pendapatan.

1. Mari Memaksimalkan Kinerja
Omset menurun, pastinya Anda harus berpikir lebih keras bagaimana caranya agar bangkit lagi. Salah satu hal yang dilakukan tentunya adalah memaksimalkan kinerja Anda. Ya, ketika Anda sedang berada di zona nyaman, mungkin Anda lebih suka mengandalkan kinerja karyawan atau pegawai dalam menjalankannya.
Kini Anda harus sering-sering turun langsung ke lapangan untuk memantau langsung atau berkomunikasi dengan konsumen. Mungkin dengan hal tersebut Anda akan mengetahui apa permasalahan utama yang ada dalam bisnis Anda.

2. Jual Jual dan Jual!
Pengertian aset adalah sumber ekonomi yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi usaha. Aset bisa berupa benda berguna, tanah, gedung, kendaraan, benda seni dan lain-lain. Memang ketika sudah mengalami penurunan dalam bisnis utama, salah satu cara untuk memulihkannya adalah dengan menjual aset yang bukan utama sebagai sumber ekonomi.
Anda bisa menjual aset yang kesehariannya tidak digunakan dan dapat memberikan nilai tinggi bagi Anda saat ini jual. Itulah mengapa ketika bisnis Anda sedang berada diatas, Anda harus memperbanyak aset ketimbang hal-hal lain.

3. Membangun Sebuah Bisnis Sampingan
Saat bisnis utama mengalami penurunan omset atau bahkan macet, mungkin memang Anda harus menjalani bisnis sampingan lain. Tujuannya tentu adalah untuk mendapatkan keuntungan dan bisa memulihkan bisnis utama. Atau mungkin bisa-bisa, bisnis yang merupakan sampingan dapat menjadi bisnis utama dan Anda bisa berkonsentrasi lebih untuk itu.
Sebenarnya bisnis sampingan seperti hal yang sangat penting, bukan untuk seorang pebisnis yang sedang mengalami masalah saja. Namun juga penting bagi Anda yang memiliki bisnis masih maju atau Anda seorang pekerja.

4. Cari mitra atau Networking Yang Dapat Membantu
Salah satu trik dan cara untuk membangkitkan bisnis Anda yang sudah menurun adalah mencari mitra maupun networking. Jangan gegabah untuk mencari orang jauh, karena mungkin relasi dekat Anda berminat untuk membantu. Seorang mitra bisa merupakan saudara maupun teman-teman pebisnis lain.
Dalam hal ini Anda bisa lakukan kerjasama dengan mereka dengan perjanjian tertentu yang tidak saling merugikan. Jika memang masih dianggap kurang membantu, mungkin Anda harus mengajukan kredit sebagai solusinya. Namun juga perlu perhitungan dalam menutup kredit setiap bulannya.

5. Cari Tahu Apa Penyebab Bisnis Anda Menurun
Ini adalah salah satu trik paling jitu untuk kembali memulihkan bisnis Anda. Karena penurunan omset berarti adalah hal atau masalah yang harus diselesaikan. Anda harus benar-benar tahu mengapa bisa demikian.
Apakah produk Anda yang sudah bermasalah, sudah kuno, kurang inovasi maupun mengalami penurunan kualitas? Atau apakah memang ada kompetitor lain yang mulai menggeser produk Anda? Pikirkan juga apakah ada masalah dalam manajemen keuangan?

6. Refreshment!
Segarkan kembali tampilan atau packaging bisnismu, mungkin saja orang sudah mulai jenuh dengan tampilan luarnya. Berikan sentuhan pada posisi toko, atau warna pada label, atau tampilan pada laman media onlinemu, atau lakukan renovasi kecil pada lokasi bisnismu.

7. Strategi marketing baru
Zaman terus berkembang, perubahan terus terjadi, maka jangan pernah berhenti mengenali cara marketing terbaru. Ubah strategi promosi kuno, gunakan banyak media dan sarana seperti media sosial atau aplikasi online terkini lainnya. Jangkau lebih banyak sasaran konsumen bisnis Anda.

8. Have faith and pray!
Satu hal yang tidak boleh kamu lepaskan adalah sebuah keyakinan bahwa rezeki ada yang mengatur dan tidak pernah tertukar! Maka kalau sekarang bisnismu sedang mengalami kendala, Insya Allah akan ada masanya lagi ia kembali stabil. Terus berupaya untuk mengatur strategi bisnismu dan berdoa. Ketuk pintu langit untuk kembali untuk mendekatkan rezekimu.
Memulai sebuah bisnis hingga berkembang mungkin bisa dipelajari dengan tidak begitu sulit, namun dalam menjaga stabilitas bisnis untuk jangka panjang, dibutuhkan ketekunan dan fokus yang cukup tinggi. Semoga sukses! (nas)
(***) 

5 Hal yang harus Anda lakukan untuk membuat tubuh Anda Bersemangat kembali



Waktu terbaik dalam hidup adalah ketika bangun pagi. Saat itu dimana tubuh sudah terebebas dari kelelahan dari hari kemarin dan siap untuk memulai aktivitas hari yang baru. Banyak aktivitas yang bisa dilakukan setelah bangun tidur; ke pusat kebugaran, berolahraga, bersantai, membaca koran/update berita melalui smartphone, dan sebagainya.
Tidur malam tidak hanya menjadi suatu rutinitas, tetapi dengan tidur malam yang berkualitas Anda bisa menjadi lebih berenergi pagi harinya. Berikut 5 hal yang harus Anda lakukan sebelum tidur malam agar tubuh Anda kembali berenergi pagi harinya seperti dikutip lifehack.org:

1. Perbanyak makan sayur dan buah-buah2an
Apa yang Anda makan memperlihatkan kualitas tidur malam Anda. Kandungan nutrisi alami yang terkandung dalam sayuran dan buah membuat tubuh Anda lebih sehat dan bersemangat pagi harinya. Hindari makan makanan cepat saji, cemilan, sodium dan juga mengandung gula yang kurang bagus untu tubuh Anda.

2. Hindari makan malam terlalu berat
Ada anggapan dalam masyarakat bahwa untuk sarapan yang ringan-ringan, makan siang yang cukup dan makan malamlah dengan porsi besar. Ini adalah anggapan yang tidak baik bagi tubuh. Jika Anda pernah mengalami permasalahan tidak bisa tidur malam hari, ini karena porsi makan malam Anda terlalu banyak yang membuat sisten pencernaan memerlukan waktu yang cukup lama untuk mencerna. Sebagai gantinya adalah coba Anda makan malam dengan sayur mayur dan buah-buahan. Ini lebih mudah dicerna dan bisa membuat Anda tidur nyenyak.

3. Punya rutinitas pagi
Rutinitas disini bukan dalam arti membosankan. Memiliki rutinitas sesudah bangun tidur memberikan arahan terhadap tindakan yang akan dilakukan. Ini bisa dengan berolahraga ringan setelah bangun tidur, mandi kemudian sarapan. Atau Anda suka yang lebih santai, cobalah membaca berita di koran atau bermain puzzle. Lakukan apa yang Anda inginkan untuk membuat tubuh Anda siap untuk beraktivitas lebih berat.

4. Berolahraga
Ini tidak berarti setelah pulang kantor Anda harus ke gym, tetapi Anda tidak menikmati hal itu. Lakukanlah olahaga ringan, bisa jogging atau berjalan santai di sekitar rumah atau taman kota. Yang terpenting adalah Anda melakukannya dengan rileks. Olahraga ringan ini bisa membuat tubuh Anda tidur nyenyak dan bersemangat pagi harinya.

5. Tidurlah ketika Anda benar-benar lelah
Dengarkan tubuh Anda, Anda harus peka dengan apa yang dialami tubuh Anda. Biasakan tidur dengan jam tidur yang sudah ditentukan dan lakukanlah dengan konsisten. Jika terbangun pada tengah malam dan Anda tidak bisa tidur kembali, cobalah lakukan hal yang rileks untuk membantu Anda kembali tidur, misal dengan membaca buku atau mendengarkan musik klasik.
Tidur yang berkualitas pada malam sampai pagi hari sangat penting untuk membuat tubuh Anda bersemangat dan siap menjalani hari, yang akan berefek pada produktivitas kerja Anda. (nas)
(***)